Buntok – Di sudut kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan (barsel) Kalimantan Tengah (kalteng) , terdapat sebuah kisah tentang dedikasi
yang tumbuh dari kesederhanaan. Sejak tahun 2012, seorang produsen tahu dan
tempe lokal telah merintis usahanya dengan satu tekad: memastikan setiap butir
kedelai yang diolah menjadi sumber nutrisi yang bermanfaat bagi sesama.
Perjalanan usaha yang berpindah ke lokasi saat ini pada tahun 2017 tersebut kini
menemukan makna baru melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional dan Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG) Buntok Kota, usaha lokal ini tidak lagi hanya sekadar
memproduksi pangan, tetapi menjadi penyokong utama dalam memenuhi
kebutuhan gizi anak-anak sekolah.
Program MBG hadir sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat
melalui penyediaan makanan sehat dan terjangkau. Salah satu komponen penting
dalam rantai pasok program ini adalah keberadaan supplier bahan pangan lokal,
termasuk tempe sebagai sumber protein nabati yang kaya manfaat.
Di balik distribusi tempe yang menjangkau berbagai titik program, terdapat para
pelaku usaha kecil dan menengah yang berperan besar dalam menjaga kualitas
dan kontinuitas produksi. Dengan bahan baku kedelai pilihan dan proses
fermentasi yang terjaga, tempe yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar
gizi, tetapi juga mendukung perekonomian lokal.
Melalui kolaborasi antara program MBG dan supplier tempe, tercipta ekosistem
yang saling menguatkan masyarakat mendapatkan akses makanan bergizi,
sementara produsen lokal memperoleh peluang usaha yang berkelanjutan.
Dilakukan wawancara pada bapak Rofi pemilik usaha tahu dan tempe pada
tanggal 25 April 2026 “Jujur, kami merasa bangga.
Produk sederhana seperti tahu
bisa ikut berkontribusi untuk gizi anak-anak. Ada rasa tanggung jawab juga
karena ini bukan sekadar jualan, tapi soal masa depan mereka.” Ungkap pak Rofi
saat ditemu di Gudang pembuatan tahu dan tempe.
Dampak Nyata, Harapan Besar ada kebanggaan tersendiri yang terpancar dari
para pelaku usaha saat melihat produk mereka sampai ke tangan siswa-siswi di
sekolah.
“ Alhamduillah, ini sudah berjalan di 3 dapur Buntok yang setiap hari kita suplai,
“ tuturnya dengan penuh Syukur.
Ini adalah bukti nyata bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bersinergi,
langkah-langkah kecil hari ini akan menjadi fondasi kuat bagi Indonesia yang
lebih sehat dan berdaya di masa depan





